INILAH.COM, Jakarta - Partai Golkar mengaku ada tekanan dari koalisi terkait kasus Bank Century. Golkar merasa diancam dengan isu reshuffle kabinet yang dimunculkan Partai Demokrat.
"Kami dalam tekanan? iya, tapi dalam politik itu hal biasa. Seperti sinyal kuat ancamam koalisi kami hormati," ujar Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (5/2).
Tekanannya, menurut Priyo dalam bentuk ancaman reshuffle yang dihembuskan akhir-akhir ini. Golkar berpendapat itu sah, tapi belum tentu apa yang disampaikan Demokrat sama dengan suasana kebatinan Presiden.
"Tapi silakan saja itu kewenangan presiden. Saya belum yakin itu. Tapi Golkar pasrah hanya kami pendirian politik sendiri itu yang dihormati juga," kata Wakil Ketua DPR RI ini.
Tapi, menurut Priyo, Demokrat tidak perlu takut. Karena pendirian Golkar tidak akan membeo, dan yang jelas pemakzulan dianggap belum perlu ada dan belum mengarah ke Presiden. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !