Sabtu, 26 Mei 2012 | 15:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Vishnu Juwono
UI Berupaya Capai Kemajuan Lanjutan
Headline
Vishnu Juwono
Oleh: Ahluwalia
web - Jumat, 5 Februari 2010 | 14:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ada berbagai kemajuan Universitas Indonesia yang bisa dibanggakan masyarakat saat ini. UI tidak hanya membangun kemajuan akademik, namun juga pengembangan spiritual, seperti membangun dan merenovasi masjid sebagai sarana beribadah dan berbudaya kaum santeri.

UI memang boleh berbangga. Tahun lalu, lembaga pemeringkat perguruan tinggi prestisius Times Higher Education QS World University Ranking (THE QS World ) mengumumkan secara resmi ranking 500 universitas terbaik di dunia pada 2009.

"Itu prestasi yang tak mudah," kata Vishnu Juwono, juru bicara Universitas Indonesia kepada Ahluwalia dari INILAH.COM, Jumat (5/2). Visnu adalah lulusan pasca sarjana di Columbia University, New York yang melanjutkan studi nirgelar ke Oxford University, Inggris.
Apa yang membuat masyarakat boleh berbangga pula dengan prestasi UI?
Prestasi UI meningkat di tengah berbagai kendala. UI akan berusaha mencapai kemajuan lebih lanjut. Ingat lho, jumlah perguruan tinggi di seluruh dunia mencapai ratusan ribu, THESS melakukan survey dan analisa hanya pada 5000 perguruan tinggi. Hanya sejumlah universitas memiliki kualitas tingkat dunia yang dapat masuk dalam kelompok terhormat 500 besar. UI termasuk di situ, rektor dan kami bersyukur.
Apa indikatornya dan bagaimana tahun 2010 ini?
Adapun indikator yang dijadikan rujukan THESS dalam membuat ranking di antaranya adalah: Pertama, performa riset dan publikasi. Kedua, Performa dalam pengajaran seperti selektivitas, efisiensi internal, prestasi mahasiswa, dsb. Ketiga, internasionalisasi. Keempat, performa lulusan dalam kaitan dengan penyerapannya oleh pasar tenaga kerja. Kelima, governance.
Dalam ranking itu Universitas Indonesia (UI) meningkat secara tajam hampir menduduki rangking 200 dunia (rangking 201) dibandingkan dengan rangking tahun 2008 (rangking 287), dan rangking tahun 2007 adalah 395. UI mengalahkan beberapa universitas prestisius di Filipina, Malaysia dan Vietnam. Bahkan dalam bidang social science (rangking 102) dan arts and humanities (rangking 104), UI mendekati rangking 100 dunia. Dengan demikian, UI termasuk dalam universitas elit di Asia (rangking 34 Asia) dan ASEAN (rangking 5) dan rangking tersebut mencerminkan UI sangat diperhitungkan di dunia sebagai raising university.
Ada hal yang lain, yang bisa dijelaskan ke publik?
Prestasi UI itu merupakan prestasi yang membanggakan bagi bangsa dan negara. Seiring dengan pengakuan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia dengan masuk ke dalam kelompok ekonomi dunia yang penting yakni G 20, prestasi UI bersama-sama dengan ITB dan UGM (tahun lalu ITB dan UGM berada di kelompok 400) masuk dalam kelompok Universitas penting besar dunia turut merefleksikan meningkatnya pengaruh Indonesia dalam kancah global, terutama pada sektor pendidikan.
Prestasi tinggi UI tidak lepas dari kerja keras bangsa Indonesia, seperti pemerintah, industri, masyarakat serta seluruh warga Civitas Academica UI (karyawan, para dosen dan mahasiswa). Selain itu untuk mewujudkan misinya sebagai the World Class Research University, Universitas Indonesia terus menerus mengimplementasikan integrasi melalui tiga pilar: konsolidasi internal, horisontalisme, dan kolaborasi global.
Soal pembangunan spiritual, bagaimana langkah UI?
Asal tahu saja, Rektor UI Prof. Dr. Gumilar R. Somantri dan Menteri Agama RI, Drs. Suryadharma Ali, MS meresmikan pembangunan Masjid ARH, selain mengembangkan penguatan spiritualitas agama dan kepercayaan lainnya di kalangan warga UI.
Masjid At-Tauhid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia atau Masjid ARH UI merupakan salah satu bangunan bersejarah yang dibangun pada era awal kemunculan pemerintahan Orde Baru. Pemberian nama ARH pada Masjid ini merupakan penghormatan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UI, Arif Rahman Hakim yang tewas dalam unjuk rasa di depan istana Kepresidenan era Bung Karno.
Terus terang, suksesnya renovasi dan pengembangan Masjid ARH UI tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Penyelesaian pengembangan Masjid ARH UI di kampus Salemba telah menelan biaya lebih kurang sebesar Rp16 miliar. UI mendapatkan bantuan dari berbagai pihak dalam pengembangan Masjid ini, antara lain berasal dari bantuan Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi Rp5 miliar dan Pemda DKI yang memberikan bantuan Rp1 miliar.
Itu sudah membuat kami bersyukur, karena masjid ARH bisa direnovasi dan diperkuat kembali. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.