INILAH.COM, Hong Kong - Surplus neraca perdagangan China merosot hingga 35% per 2009. Penurunan ini merupakan yang pertama kalinya sejak 2001 lalu.
"Surplus China untuk 2009 mencapai US$284,1 miliar. Jumlah ini turun ketimbang periode sama tahun sebelumnya yang US$426,1 miliar," demikian pernyataan dari State Administration of Foreign Exchange (SAFE) di AS, seperti dikutip CNBC, Jumat (5/2).
Dalam pernyataan itu tak dijelaskan apakah penurunan ini disebabkan oleh surplus perdagangan yang memang berkurang. Kemungkinan lainnya, seperti diprediksikan para ekonom, yakni China sedang mengalami defisit perdagangan tahun lalu.
Berdasarkan data Dow Jones, surplus 2009 itu setara dengan 5,8% PDB China. Jumlah itu turun dari 9,4% pada tahun sebelumnya. "Sehingga kami harus menghitung ulang cadangan devisa China untuk mengeliminasi perubahan efek ini ke mata uang," lanjut pernyataan SAFE.
Setelah dihitung ulang dengan metode baru, cadangan devisa China pada 2009 mencapai US$382,1 miliar. Angka itu sudah termasuk penyesuaian dengan perubahan kurs mata uang dan fluktuasi harga. [ast]