INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri merilis barang bukti dan tersangka terkait kejahatan pembobolan ATM di beberapa bank. Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjend Edward Aritonang kini Polri tengah mengejar pelaku yang melarikan diri keluar negeri.
Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjend Edward Aritonang di Mabes POlri, Jakarta, Jumat (5/2). Menurutnya, Polri mengindikasikan adanya pelaku yang melarikan ke luar negeri.
"Ada empat pelaku sedang kita kejar, maaf kami belum bisa sampaikan namanya karena akan menggangu pengejaran," ujarnya.
Menurut Kadiv Humas kini Polri tengah mengejar para pelaku itu, yang salah satunya adalah warga negara asing (WNA). "Kita harapakan mereka bisa tertangkap segera. Diantara empat ini ada WNA,yang merupakan WNA asal Bulgaria," katanya.
Polri, sambungnya, akan mengembangkan apakah adanya WNA ini mengindikasikan jaringan ini terkait jaringan internasional atau tidak. Tapi sementara, kemungkinan itu bisa saja terjadi.
"Atau kebetulan ada wna kerja di indonesia, membawa ilmunya ke Indonesia dan memberi ilmu ke warga Indonesia," tambahnya.
Dalam rilis yang digelar, Mabes Polri menampilkan sejumlah barang bukti berupa kartu ATM dan Kredit Card Palsu, alat Skimer serta 9 tersangka. Diantaranya 6 dari Jakarta dan 3 dari
Bali. [mut]