INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) masih memiliki piutang ke pemerintah sebesar Rp7,4 triliun untuk pergantian biaya pelaksanaan program konversi LPG PSO dari 2007-2009.
"Sampai akhir 2009, realisasi pembayaran pemerintah atas perggantian biaya pelaksanaan program konversi LPG PSO masih kurang capai Rp7,4 triliun . Kekurangan pembayaran paket perdana mencapai Rp6,7 triliun dan kekurangan pembayaran subsidi LPG PSO capai Rp698 miliar," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Faisal di Jakarta, Jumat (5/2).
Dia melanjutkan besaran kekurangan pembayaran tersebut merupakan akumulasi dari 2007-2009. Sementara terkait kapasitas produksi LPG dari PT Pertamina (Persero) dan sumber lainnya dari dalam negeri untuk 2010 sebagai berikut kilang pengolahan 819.055 metrik ton, Hulu sebanyak 47,000 metrik ton, KPS sebanyak 1,181,740 metrik ton,kilang swasta sebanyak 73,940 metrik ton, dan rencana imporsekitar 2.009,243 metrik ton. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !