INILAH.COM, Denpasar- XL Axiata mengklaim rata-rata belanja komunikasi pelanggannya di Bali mampu bertahan Rp40 ribu per bulan, jauh lebih baik dibandingkan di daerah lainnya di Indonesia.
"Berdasarkan hitungan pendapatan rata-rata per pelanggan atau average revenue per user (ARPU) di Bali masih cukup baik, walaupun turun dari sebelumnya di atas Rp45 ribu per bulan. Tren belanja pelanggan semua operator memang terus turun," kata Ivan Priyahutama, Sales & Promotion Manager XL Regional Bali-Nusa Tenggara Timur di Denpasar, Jumat.
Disebutkan bahwa dengan 1,7 juta pelanggan di Bali yang didukung 1,3 juta pelanggan di Nusa Tenggara Timur, maka rata-rata pendapatan atau tingkat belanja sekitar Rp40 ribu per bulan tersebut mampu memberikan sumbangan pendapatan yang cukup besar.
Selain mampu mempertahankan rata-rata belanja komunikasi yang masih cukup baik, Ivan Priyahutama juga mengklaim pihaknya kini mampu menguasai 41 persen pasar seluler di Bali.
"Tahun lalu kami baru menguasai market share 35 persen, kini sudah mampu menjadi yang terbesar dibandingkan bagian yang diperoleh operator lain. sebanyak 59 persen lainnya dibagi untuk sejumlah operator," katanya.
Sementara Awaluddin menjelaskan, dengan produk baru Paket Combo, diharapkan akan semakin mampu mempertahankan atau bahkan menaikkan kembali tingkat belanja pelanggan, selain merebut pasar anak-anak muda yang gemar ber-SMS dan memanfaatkan fasilitas internet melalui telepon seluler.
"Selain tetap melayani kebutuhan komunikasi dan SMS, kami berupaya menangkap tren penggunaan fasilitas internet mobile yang telah merambah anak-anak muda, baik kalangan pelajar maupun mahasiswa," katanya.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !