INILAH.COM, Jakarta - Setelah berhasil menangkap 3 orang komplotan perampok Toko Mas Kings, Cibitung, Bekasi, Polda Metro Jaya berhasil menangkap lagi 2 orang dari komplotan yang sama.
Menurut keterangan sumber di Polda Metro Jaya, dua orang pelaku yang ditangkap adalah seorang lelaki berinisial OE dan seorang wanita berinisial RIS, isteri kedua dari salah satu komplotan pelaku.
"Dia dititipi senjata oleh suaminya," kata sumber di Polda Metro Jaya kepada wartawan, Jumat (5/2). Keduanya ditangkap di Lampung.
Menurut penjelasan sumber, komplotan spesialis perampok toko mas bersenjata api ini, sudah menjadi residivis sejak lama. Komplotan ini kerap melancarkan aksinya di Bogor, Depok, dan Bekasi.
Aksi terakhirnya dilakukan di Toko Mas Kings, di Pasar Pamor Pamor, Blok F1, No2, Rt 1, Rw 1, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada 25 Januari lalu. Dari perampokan itu, komplotan tersebut berhasil membawa 7 Kg emas dan uang tunai Rp 20 juta.
Lebih jauh sumber di Polda mengatakan, jumlah komplotan perampok berjumlah sekitar 12 orang, dan dilengkapi banyak senjata api. Dari komplotan itu polisi baru berhasil menangkap 5 orang diantaranya.
Sementara otak dari komplotan perampok spesialis toko mas tersebut, berinisial RI, hingga kini belum berhasil ditangkap. "Kalau inisial RI ketemu semua bisa terungkap, dia senjatanya banyak."
Selain itu, dalam komplotan perampok itu diduga ada keterlibatan anggota Polri, "Ada anggota Polrinya 2 orang," kata sumber.
Sebelumnya, polisi telah membekuk 3 komplotan perampok tersebut berinisial AT, TL, dan MS. Ketiganya ditangkap terpisah, di Jakarta, Cirebon, dan Lampung. Dengan begitu masih ada 7 komplotan perampok itub yang belum berhasil ditangkap.
"Kita masih memburu pelaku lainnya," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, saat ditemui terpisah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/2). [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !