inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Badai Matahari Bisa Ancam Olimpiade 2012

Headline
Mirror.co.uk
Oleh: Budi Winoto
Sabtu, 6 Februari 2010 | 17:32 WIB
INILAH.CON, Jakarta - TV di seluruh dunia bisa tidak menyala saat Olimpiade London 2012. Pakar fisika mengingatkan badai matahari bisa menghantam bumi dan merusak semua perangkat elektronik.
Ilmuwan mengingatkan hal itu menjelang peluncuran Dynamics Solar Observatory (DSO) 9 Februari mendatang. Satelit ruang angkasa NASA ini bisa mengirim gambar resolusi tinggi matahari itu, sepuluh kali lebih baik daripada rata-rata televisi definisi tinggi.
Dengan mempelajari matahari secara lebih rinci, ilmuwan dapat memprediksi dan mempersiapkan diri lebih baik mengantisipasi aktivitas matahari yang mengganggu itu.
Gambar matahari akan diambil setiap 0,75 detik menggunakan cahaya ultra-violet. Hanya dalam satu hari saja, satelit itu akan mengirimkan gambar yang jumlahnya setara dengan 500 ribu download lagu. Bisa jadi penelitian itu akan menghasilkan lebih banyak data ilmiah, daripada misi apapaun dalam sejarah NASA.
Ilmuwan Inggris yang terlibat dalam proyek itu mengatakan observatorium dapat membantu mereka meramalkan badai matahari yang dapat mengganggu komunikasi di bumi.
Dynamics Solar Observatory (DSO) memiliki empat teleskop AIA. Pembangkit listrik akan mengumpulkan energi dari sinar matahari untuk menyalakan pesawat ruang angkasa. The Extreme Ultraviolet Variability Experiment (EVE) mengukur gejolak emisi matahari, sedangkan The Helioseismic and Magnetic Imager HMI akan mengukur medan magnet pada permukaan matahari yang terlihat.
Ini bisa penting saat aktivitas matahari mencapai puncak dalam siklus sebelas tahun bertepatan dengan Olimpiade 2012. Sampai sekarang para ilmuwan tidak memiliki cara untuk memprediksi badai ini, yang bisa cukup kuat untuk mempengaruhi transmisi satelit. Ilmuwan berharap observatorium baru itu bisa mengubahnya.
Profesor Richard Harrison dari Rutherford Appleton Laboratory di Oxfordshire, mengatakan, medan magnet matahari berada di seluruh tempat dan awan besar energi terbang dari waktu ke waktu dalam pelepasan massa koronal.
"Ini dapat membawa miliar ton bahan sinar matahari ke luar angkasa hampir satu juta mil per jam. Kejadian semacam itu dapat menonaktifkan satelit, menyebabkan kegagalan pembangkit listrik di bumi dan mengganggu komunikasi. "
Ia menambahkan, matahari baru saja keluar dari kondisi minimum, yang merupakan periode dengan aktivitas sangat sedikit. Apakah ini berarti akan terjadi periode maksimum yang luar biasa pada 2012?
Kami tidak tahu. Yang pasti adalah kemungkinan gangguan umum akan jauh lebih tinggi selama periode itu dan bisa mengganggu liputan Olimpiade." Profesor Harrison mengatakan misi seperti DSO tidak bisa mencegah aktivitas matahari, tetapi bisa membantu untuk mempersiapkan diri.
Perusahaan mendapat peringatan dini untuk menonaktifkan sirkuit penting yang ada di satelit dan membuat sistem yang lebih tahan badai matahari. Ini seperti memprediksi hujan, kata Profesor Harrison. "Anda tak bisa menghentikannya tetapi jika Anda tahu bahwa itu akan datang, maka Anda dapat menyiapkan payung." [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.