INILAH.COM, Jakarta - Seorang staf diskors karena memposting pesan cabul di akun resmi Twitter perusahaan. Pesan cabul itu meremehkan referensi pada kaum homoseksual.
Pesan staff itu juga menunjukkan sedang merencanakan untuk menghabiskan malam mengejar wanita.
Pesan Twitter itu menimbulkan puluhan keluhan dari pengguna lain di situs micro-blogging itu dan kemudian dihapus.
Spekulasi awal menyebut akun @VodafoneUK yang memiliki lebih dari 8.800 pengikut, telah dihack.
Tapi Vodafone Inggris kemudian mengeluarkan pernyataan yang menunjukkan bahwa pesan itu karya seorang anggota staf yang nakal.
Bunyinya: "Sore ini seorang karyawan memposting sebuah pesan cabul dari profil resmi Twitter Vodafone Inggris.
"Karyawan itu telah diskors segera dan kami telah memulai penyelidikan internal. Ini bukan hack dan kami mohon maaf atas pelanggaran yang mungkin timbul karenanya."
Perusahaan itu juga melakukan permintaan maaf secara pribadi pada pelanggan yang mengeluh atas tweet itu.
"Kami benar-benar minta maaf. Ada pelanggaran aturan oleh staf di gedung kami, dan mengurusnya secara internal. Mohon untuk tetap yakin pada kami."
Pengikut akun @VodafoneUK biasanya mendapat pesan saran teknis atau informasi produk baru.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !