INILAH.COM, Jakarta - Bangsa ini telah rusak. Banyak pejabat serakah, memperkaya diri sendiri. Akhirnya mau disuap alias korupsi.
Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dalam pidato HUT Gerindra yang kedua di kantor DPP Gerindra, Jakarta, Sabtu (6/2). "Partai sekarang banyak diselewengkan, banyak pejabat menerima suap," ujarnya.
Karena itu, Prabowo menegaskan agar kader di pusat maupun daerah, mewaspadai infiltrasi dari antek-antek kapitalis dan imperialis. Seluruh kader harus kompak dan disiplin.
"Harus loyal dan patuh, kalau tidak patuh lebih baik mundur," ujarnya.
Sekarang ini, Prabowo mengaku ada yang ingin bergabung karena ingin jabatan. Kalau tidak
dapat jabatan lalu pindah ke partai lain. Gerindra, lanjutnya, harus bekerja untuk rakyat.
"Lebih baik orang tidak dikenal tapi hatinya baik dan berkerja untuk rakyat. Hal yang baik adalah dari rakyat. Nggak terkenal, nggak apa-apa, nggak usah ragu-ragu," pungkasnya. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !