INILAH.COM, Jakarta - Nasabah Optima Kharya Securities mengaku kalau mereka selalu dibohongi pihak Optima dalam penarikan dana.
"Kami selalu saja dibohongi dengan janji-janji palsu oleh Optima. Jika kami ingin menarik dana, perusahaan selalu saja menjanjikan yang macam-macam, mulai dari berjanji menyediakan bunga sampai pada janji mencicil, tetapi akhirnya hanya bertahan sesaat," kata nasabah Optima, A Sun ketika dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (6/1).
Dia menjelaskan kejadian tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hampir satu tahun, hingga puncaknya Agustus tahun lalu. "Sejak saat ini dana kami di Optima seolah hilang, tanpa pembayaran sekalipun," katanya.
Dia mengakui sudah berjuang beberapa kali menemui pihak Optima seperti Direksi, Marketing, Jubir, bagian Legal. "Kami tetap berjuang dengan menanyakan langsung ke direksi Optima, dan juga meminta bantuan Bapepam agar bisa memfasilitasi masalah yang sedang dihadapi. Kami ingin sekali bertemu dengan owner dari Optima. Kalau bisa bertemu kan mungkin saja bisa dicari solusi terbaik," katanya.
Sementara terkait berapa besar nasabah yang masih berada di Optima, A Sun menerangkan, secara keseluruhan tidak tahu. "Tetapi khusus dari kelompok kami total dana nasabah mencapai Rp50 miliar," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !