INILAH.COM, Bandung - Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya Bakrie menghadiri acara ITB Fair 2010. Ia memberikan mentoring seputar bisnis teknologi dan industri modern.
Bakrie salah satu perusahaan dalam negeri yang tergolong besar di bidang teknologi dan informasi. Kepada seluruh mahasiswa, Anindya perwakilan Bakrie Group, menjadi keynote speak dalam seminar di ITB Fair 2010 'Bergerak, Sinergis, Berkarya'.
"Saya kira mahasiswa sekarang lebih segar, dan kreatif. Saya sangat mendukung ajang ITB Fair ini karena penuh ide-ide kreatif," ujar Anindya dalam Community Development Contest (CDC), di kampus ITB, Bandung, Sabtu (6/2).
Ajang ITB Fair yang diadakan secara rutin oleh kampus, sangat bermanfaat bagi mahasiswa, dan umum. Kegiatan ini dapat menunjang untuk memperkaya wawasan sebelum terjun langsung di lingkungan profesional.
"Ini sebuah cara manifestasi kepemimpinan di masa depan, yang telah ditunggu-tunggu oleh bangsa ini," imbuhnya.
Anindya berbagi pengalaman seputar awal karir hingga akhirnya menjadi petinggi di perusahaan besar di Indonesia. Setiap orang, menurutnya, tidak boleh mudah menyerah dan berhenti belajar.
"Maka perlu belajar sedini mungkin, manfaatkan kesempatan belajar di kampus, dan dimana saja agar ilmu kita bertambah," ujarnya.
Bicara soal bisnis, Anindya punya rahasia sendiRi. Baginya, bisnis ibarat mengurus organisasi di kampus.
"Sama-sama harus meneliti. Bedanya, kalau berbisnis perusahaan mengharapkan capital gain, sedangkan dalam berorganisasi atau meneliti, tujuannya lebih pada social capital gain," paparnya.
Bisnis dan teknologi penelitian, tidak jauh berbeda. Bila peneliti harapannya mendapat dukungan donatur, sementara dalam perusahaan butuh investor.
"Jadi meneliti, berkonsep, tidak berbeda dengan berbisnis. Tujuannya sama, ingin mendapat pelanggan," tandas pria yang akrab disapa Anin ini. [vin/bar]