INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Centrak Asia Tbk (BCA) mengakui staf marketingnya yang ditahan di Bandung tidak terkait dengan kasus skimming di Bali.
Hal ini disampaikan manajemen BCA dalam keterbukaan informasinya ke BEI seperti dikutip INILAH.COM, Sabtu (6/2). "Berkenaan dengan pemberitaan media massa terkait dugaan keterlibatan salah seorang pegawai BCA, kami sampaikan bahwa yang bersangkutan adalah staf marketing Kantor Cabang Kartu Kredit Bandung," ujar pernyataan manajemen BCA.
Tapi, lanjut pernyataan tersebut, kasus yang melibatkan staf BCA ini tidak ada hubungannya dengan kasus skimming kartu ATM yang terjadi di Bali. "Untuk penanganan kasusnya, kami telah serahkan kepada pihak berwajib," tukas pernyataan tersebut.
Ditegaskan pula bahwa PIN nasabah bersfiat rahasia, dan tak seorangpun karyawan BCA dan internal BCA yang mengetahui PIN nasabah tersebut. [cms]