Minggu, 27 Mei 2012 | 15:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Tata Ulang Pemberian BBM Bersubsidi
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Makarius Paru
web - Sabtu, 6 Februari 2010 | 17:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Salah satu poin yang diatur dalam road map pengurangan subsidi BBM yang adalah soal penataan agar BBM bersubsidi benar-benar diperuntukkan bagi yang membutuhkan.

Yang kami hasilkan dalam program 100 hari adalah penyusunan road map, bagaimana mengurangi besaran subsidi BBM yang selama ini ditanggung pemerintah. Kita tahu bahwa sekarang ini subsidi BBM untuk transportasi itu sebenarnya tidak terlalu kena sasaran. Makanya akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian, kata Dirjen Migas Evita Legowo ketika dihubungi INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (6/2).

Evita melanjutkan sebenarnya rencana pengurangan besaran subsidi ini sudah mulai dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Pada akhir 2009 dan awal 2010, pemerintah sudah mulai melakukan penataan mengenai siapa saja yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi ini. Makanya akan coba diterapkan distribusi BBM secara tertutup. Selama ini konsumen BBM bersubsidi bukan saja kalangan kurang mampu, tetapi orang kaya, dan bahkan orang asing pun juga memakai BBM bersubsidi, terangnya.

Ia menambahkan penataan tersebut sudah dimulai sejak 2009 yang lalu dan rencananya akan terus dilanjutkan. Nah nanti pada 2011 dan 2014 kita akan coba supaya betul-betul kena sasaran. Untuk 2011 dan 2012 kita coba implementasinya, tapi tidak sekaligus melainkan secara bertahap dan akan kita evaluasi kembali sampai 2014, tandasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.