Senin, 28 Mei 2012 | 22:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Reshuffle Cuma Permainan Kartu Politik
Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh:
web - Minggu, 7 Februari 2010 | 08:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Munculnya wacana reshuffle kabinet dari partai koalisi, adalah ancaman bagi penyelidikan kasus Century oleh Pansus Hak Angket.

Reshuffle kabinet adalah langkah politik. Sementara, penyelidikan yang dilakukan di tingkat Pansus DPR RI adalah penyelidikan
politik.

Nah, pada saat ini antara kubu pendukung pemerintah dan lawannya, masing-masing mulai menggunakan kartu kepentingan politik untuk menangani kasus Century.

Dalam pernyataan pers yang diterima INILAH.COM, Minggu (7/2), Audy Wuisang, Program Director Strategic Indonesia melihat, situasi ini telah mengesankan bahwa demokrasi telah tersandera oleh partai politik.

Itu karena kompromi politik telah tersedia di balik garangnya perdebatan di Pansus. Partai Golkar dan PKS yang disebut-sebut posisinya sangat menentukan hasil akhir.

Karena itu, keduanya masih belum mencerminkan pandangan akhir. PKS kukuh menyebut adanya kejahatan terorganisasi sementara GOLKAR belum bersikap.

Nah, ini bisa memperburam arah penuntasan skandal Century.

Selain itu, wacana reshuffle kabinet yang muncul dari Partai Demokrat menunjukkan partai berkuasa tersebut semakin tidak senang dengan sikap kawan-kawan koalisinya.

Hitung-hitungan politik menunjukkan ancaman reshuffle selalu ampuh untuk menarik kembali dukungan politik Partai Koalisi. Terlebih jika jalan panjang memperkarakan Skandal Century tidak menunjukkan jalan singkat.

Jika kompromi memang tercapai dengan hasil semua senang, maka aksi dramatis
dan theatrical di Pansus Angket Skandal Century hanya akan dikenang
sebagai kegenitan politik.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.