INILAH.COM, Jakarta - Kabar Rani Juliani dirawat di RS Husada karena sakit usus buntu benar adanya. Namun menurut pihak RS Husada mengakui, Rani sudah pulang sejak Sabtu kemarin.
Keberadaan Rani sebagai pasien RS. Husada dibenarkan salah satu petugas staf bagian pendaftaran pasien, Agustia Nurwahidah. "Rhani-nya Antasari itu kan? Iya benar, beberapa hari yang lalu dirawat disini," ujarnya.
Namun sepertinya pihak rumah sakit mencoba menutupi keberadaan Rani dengan mengelak tidak mengetahui kapan Rani masuk dan keluar dari rumah sakit. "Saya enggak tahu masuknya kapan. Keluarnya juga enggak tahu. Saya nggak piket waktu itu. Tapi dalam daftar sudah tidak ada," ujar petugas administrasi lain Nyoman Setyawati.
Pernyataan perawat di lantai 6 dan dokter semakin menguat dugaan keberadaan Rani ditutupi oleh pihak rumah sakit. Sebelumnya, Rani kabarnya dirawat di lantai 6, ruang khusus VVIP dan VIP. "Disini gak ada yang dirawat pasien kami yang namanya Rani," ujar salah satu perawat yang tidak mau diketahui identitasnya.
Sementara dokter yang berhasil dijumpai di lantai 6, mengakui jika Rani sudah pulang pada Sabtu 6 Februari kemarin. "Dia dirawat sekitar 1 minggu. Saya dokter tidak boleh memberitahu apa sakit pasien. Ini kode etik, bukan atas permintaan keluarga. Sudah ya," ujar dokter yang berkeberatan diketahui identitas dan spesialisasi profesi kedokterannya.
Sedangkan penuturan office boy khusus bertugas di lantai 6 Maryati, mengatakan, Rhani yang menempati kamar 01 sudah tidak dirawat lagi. "Saya tadi pagi di order untuk membersihkan ruangan itu," tuturnya
"Kemarin pulangnya. Dijenguk orang tuanya Ibunya pake jilbab. Bapaknya orangnya, rambutnya beruban, pakai kacamata dan pakai peci haji," tandas Maryati. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !