INILAH.COM, Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tak akan tinggal diam dengan rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama Maret mendatang. Aksi demonstrasi pun telah disiapkan HTI untuk menyambut pemimpin negara adikuasa tersebut.
"Kita akan protes dengan kedatangan Obama, kita akan tunjukkan penolakan tersebut dengan demonstrasi dan tabligh akbar," ujar juru bicara HTI Ismail Yusanto kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (7/2).
HTI menilai kedatangan Obama sebagai tamu yang buruk yang dapat merugikan negara berpenduduk mayoritas muslim ini. Dengan program-program militer di pemerintahannya, Obama telah membunuh saudara-saudara umat muslim di Irak, Afganistan dan Pakistan.
"Imam Samudera yang menewaskan banyak orang asing saja dianggap teroris, mengapa Obama yang telah menghancurkan negara-negara Islam tidak kita anggap teroris? Kalau melihat Obama secara objektif memang benar dia itu tamu dan Islam mengajarkan untuk menyambut tamu dengan baik. Tapi perlu diingat ada tamu baik dan tidak baik. Obama itu
termasuk yang tidak baik karena telah membunuh saudara-saudara kita," tutur Ismail.
Pada kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat George Bush, massa HTI selain melakukan demonstrasi juga melaporkan penolakan ini kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat. Namun, untuk kedatangan Obama kali ini rencana pelaporan ke Kedubes seperti yang pernah dilakukan HTI sebelumnya belum dibicarakan lebih lanjut.
"Kita belum tahu persis kapan Obama akan datang, tahunya hanya bulan Maret saja. Yang sudah jelas pasti akan ada demo, sedangkan untuk melaporkan ke Kedubes Amerika Serika seperti saat kedatangan George Bush belum ada, masih dibicarakan," pungkas Ismail. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !