INILAH.COM, Jakarta - Rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia banyak menimbulkan kontra, salah satunya dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dengan tegas HTI menolak kedatangan Obama dengan menyebut orang nomor satu di Amerika Serikat tersebut sebagai Presiden dengan tangan berdarah.
"HTI menolak kedatangan Obama karena Presiden Amerika Serikat tersebut tak ada bedanya dengan Presiden AS sebelumnya, George W Bush, yang menjajah saudara-saudara kita di Irak, Afganistan, dan Pakistan. Obama telah membunuh ribuan umat Islam, maka pantaslah Obama disebut sebagai Presiden dengan tangan berdarah," ujar juru bicara HTI Ismail Yusanto kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (7/2).
Dalam keterangannya, Ismail pun mengatakan bahwa selama setahun Obama memimpin pemerintahan, tak satu pun janjinya untuk menciptakan perdamaian dunia ditepati. Pemimpin negara adikuasa tersebut menurut Ismail tidak pantas datang ke Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.
"Obama tidak punya rasa simpati sedikitpun terhadap tragedi Gaza, bahkan dia menganggap kejadian biadap itu biasa saja. Padahal ada 1300 umat muslim meninggal akibat agresi biadap Israel," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan akan datang ke Indonesia pada paruh kedua Maret 2010. Dalam kunjungan Presiden Obama mendatang, juga akan diluncurkan comprehensive strategic atau kemitraan komprehensif yang idenya berasal dari Presiden SBY saat bertemu dengan Presiden Obama November 2008 silam. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !