INILAH.COM, Jakarta - 32 investor menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Merauke, Papua.
Demikian disampaikan Deputi Bidang Pertanian dan Kelautan Menko Perekonomian, Bayu Krisnamurthi, akhir pekan lalu di Jakarta. "Dari dalam negeri kira-kira 25 investor. Dari luar 7 investor, itu dari Jepang, Timur Tengah, Brazil, dan Cna" ujarnya.
Saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan Merauke sebagai salah satu wilayah KEK, dan pencanangannya baru akan diresmikan pada 12 Februari mendatang atas permintaan masyarakat setempat. Menurut Bayu, potensi investasi di Merauke akan mencapai Rp60 triliun.
Untuk investasi awal, Merauke membutuhkan dana sebesar Rp2,5-3 triliun, karena wilayah tidak seperti wilayah KEK lainnya, Dumai dan Sumatera Utara. "Kalau dibanding dari dua yang tadi saya sebut, Merauke ini masih murni, masih 'perawan'. Jadi dibutuhkan inisiasi yang besar. Hitungan kita antara Rp2,5-3 triliun," paparnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah akan mempersiapkan lahan seluas 100 ribu hektar di wilayah tersebut. [mre]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !