Minggu, 27 Mei 2012 | 15:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penurunan Harga Minyak Akibat Spekulasi
Headline
istimewa
Oleh:
web - Minggu, 7 Februari 2010 | 18:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Harga minyak diperkirakan masih berada di harga fluktuatif US$70-80 per barel. Sebab belum ada kondisi yang kuat menekan harga minyak di bawah US$70 per barel.

Demikian dikatakan Peneliti dari Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Pri Agung Rakhmanto kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (7/2). "Harga minyak masih berada di kisaran harga fluktuatif US$70-80 per barel. Penurunan pada pekan lalu hanya karena spekulasi saja setelah sebelumnya mengalami kenaikan cukup tajam," katanya.

Harga minyak dipengaruhi data ekonomi AS dan kurs dolar AS. Data ekonomi AS khususnya tentang cadangan minyak AS di samping soal data pengangguran, perumahan maupun perdagangan. Walaupun ini lebih bersifat spekulatif. "Sejauh ini belum ada kondisi yang signifikan mempengaruhi harga minyak," tegasnya.

Kalau penurunan harga minyak sudah dianggap drastis, maka negara-negara anggota penghasil minyak (OPEC) akan bertemu. Mereka akan mengubah kuota produksi untuk memperbaiki harga di pasaran. Namun sejauh ini OPEC belum terlalu serius memperhatikan penurunan tersebut. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.