INILAH.COM, Jakarta - PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) akan melakukan rights issue (penawaran saham) sebanyak satu miliar saham dengan harga nominal Rp100 dan harga penawaran sebesar Rp160 per saham.
Dalam prospektus Perseroan yang disampaikan ke BEI, Senin (8/2) dijelaskan total penawaran umum saham mencapai Rp160 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Dinamika Usahajaya. Sementara sebagai penjamin emisi efeknya terdiri dari PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, PT Asia Kapitalindo Securities Tbk, PT Asjaya Indosurya Securities, PT CIMB Securities Indonesia, PT Citi Pacifik Securities, PT E-Capital Securities, PT Erdikha Elit Sekuritas, PT HD Capital, PT Kresna Graha Sekurindo Tbk, PT Makinta Securities, PT Minna Padi Investama Tbk, PT Overseas Securities, PT Pacifik Capital, PT Panca Global Securities Tbk, PT Panin Sekuritas Tbk, PT Philip Securities Indonesia, PT Reliance Securities Tbk, PT Sucorinvest Central Gani, PT Transpacifik Securindo, PT Victoria Sekuritas, PT Wanteg Securindo, PT Yulie Sekuritas Tbk.
Dana hasil rights issue ini 70% atau sekitar Rp109,48 juta rencananya akan digunakan untuk pembayaran akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang dagang Perseroan kepada Stemcor (S.E.A) Pte. Ltd. Nilai utang dagang Perseroan tercatat sebesar Rp572,807 miliar per 30 Juni 2009 yang merupakan akumulasi dari 6 kontrak pembelian bahan baku yang terdiri dari 17 bil of lading (dokumen pengapalan dari negara asal barang). Adapun suku bunga utangnya mencapai 8-12 persen per tahun. Pembayaran ini rencananya sebesar 16,6% dari total utang dagang Perseroan kepada Stemcor.
Sementara, sisa dana hasil rights issue sebesar 30% rencananya akan dipergunakan untuk penambahan modal kerja, yaitu pembelian bahan baku. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !