INILAH.COM, Surabaya - Dua tukang bakso terpaksa ditembak kakinya, karena berusaha melarikan diri ketika akan dibekuk polisi. Kedua tukang bakso ini merupakan anggota komplotan pencuri motor yang beroperasi di wilayah Surabaya Timur.
Anang Iswanto,32 dan Slamet,24, penjual bakso itu, kini mendekam di tahanan dengan luka tembak di kaki kanan.Kapolres Surabaya Timur AKP Samudi menuturkan kedua pelaku ini sudah puluhan kali mencuri motor di wilayah Surabaya Timur.
Saat ini, keduanya baru mengaku telah 11 kali mencuri motor, ujar Samudi di Mapolres Surabaya Timur, Jalan Kapasan, Senin.
Kedua pelaku mencuri motor Yamaha Mio milik Wira Suma Indrawardaya, warga Desa Simomulyo, Kesambi, Porong, Sidoarjo. Waktu itu korban memarkir motornya di Jalan Ploso, tepatnya di depan POM Bensin.
Seusai mencuri motor, keduanya kabur ke arah Jalan Karang Asem. Sementara korban langsung melapor ke Polres Surabaya Timur. Atas laporan ini, petugas berbekal ciri-ciri pelaku melakukan lidik. Dan kebetulan melihat kedua pelaku sedang minum kopi di sebuah warung di Jalan Karang Asem. Anggota langsung menangkapnya. Namun saat akan ditangkap keduanya berusaha melrikan diri dan terpaksa ditembak kakinya. [wdh]