INILAH.COM, Kiev - Protes empat perempuan Ukraina untuk negaranya ini cukup unik. Mereka menerobos TPS pilpres tanpa mengenakan busana dari pinggang ke atas. Ampun deh!
"Cukup sudah kalian memperkosa demokrasi kami!" demikian teriakan gadis pengunjuk rasa yang memegang tanda slogan 'Tolong! Perkosaan!', seperti dilansir AFP, Senin (8/2). Ia dan ketiga kawannya hanya mengenakan celana jeans dan secarik pita untuk menutup payudara mereka.
Mereka menyerobot masuk ke tempat pemungutan suara (TPS), Minggu (7/2), dan melancarkan protes tepat sebelum seorang capres Ukraina memberikan suaranya. Para gadis itu anggota kelompok feminis, Femen, yang dikenal suka melancarkan protes yang menarik perhatian.
Para petugas keamanan TPS kemudian menggiring mereka ke luar. Kepada para jurnalis yang berada di lokasi, keempatnya mengatakan aksi itu untuk memprotes PM Yulia Tymoshenko dan rivalnya, capres Viktor Yanikovich. Keduanya berebut kursi kepemimpinan negara itu.
Setelah itu, keempat perempuan topless itu ditahan dan didakwa melanggar hukum karena protes terbuka. Juga pelanggaran administratif yang pelakunya dapat didenda.
Femen, yang kebanyakan anggotanya mahasiswi, menarik perhatian internasional musim panas lalu ketika menyelenggarakan protes terhadap perdagangan pariwisata seks di Ukraina. Para pegiat berjaga di bagian tengah Kiev dengan hanya memakai BH dan celana pendek. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !