INILAH.COM, Jakarta - PT BCA Finance pada tahun ini menargetkan laba bersihnya tumbuh sebesar 10% laba bersih perseroan pada tahun 2009 yang sebesar Rp387 miliar.
"Laba kita di 2010 akan naik sebesar 10 persen," ujar Roni Haslim, Presiden Direktur BCA Finance usai acara penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk program 'Showroom Financing' di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin (8/2)
Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut,pihaknya akan memfokuskan diri kepada showroom yang mendapatkan fasilitas showroom financing dari induk usahanya, BCA. Dalam program ini ditujukan untuk pemilik showroom kendaraan bekas (used car). "Program showroom financing bertujuan untuk membantu para pemilik usaha showroom mobil bekas pakai untuk mengembangkan bisnisnya melalui modal kerja yang dipinjamkan oleh BCA," jelasnya.
Ia mengatakan, pada tahap awal, program ini dapat akan diberikan untuk showroomyang berada di Jakarta dan Bekasi. Hingga akhir 2009, adasekira 1.300 showroom used car yang telah bekerjasama dengan BCA Finance dan akan mendapat prioritas untuk program ini. BCA Finance berharap target pembiayaan sebsar Rp13,5 triliun di tahun 2010 bisa tercapai. Sebelumnya, pada 2009 lalu BCA Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp11 triliun.
Dari program ini, BCA Finance optimis bisa memberikan pembiayaan sebesar Rp400 miliar. Per Januari 2010 saja, iamenjelaskan pihaknya telah melakukan pembiayaan kendaraan bermotor sebesar Rp570 miliar. [hid]