INILAH.COM, Banten - Wulan Guritno sangat menjaga kecantikan dan keindahan tubuhnya. Alasan lain, ia serasa berlibur. Untuk itu ia rajin mengunjungi salon dan spa.
Soal itu ia ungkapkanya kepada INILAH.COM, Minggu (7/2), saat ditemui di sebuah salon dan spa di kawasan Ciputat, Tangerang, Banten.
Sering pijat saat hamil?
Setahu saya, pijat masih boleh tapi nggak boleh lama-lama. Kalau refleksi, nggak boleh, karena ada titik tertentu yang nggak boleh. Selama masih nyaman pijat, saya pijat, kecuali bagian tubuh tertentu. Pastinya, saya lebih suka pijit bagian kaki.
Untuk spa sendiri?
Spa nggak ada kendala buat kehamilan. Masuk bulan kelima sudah ngga bisa tengkurap. Dan kalau lagi treatment nggak mengganggu kehamilan, karena itu dapat membuat kita rilek.
Perawatannya apa aja?
Mulai pijat sampai mandi susu. Dan aku biasanya memanjakan diri di spa dua jam. Tapi kalau untuk foot spa itu paling hanya setengah jam. Kalau manipedi dua minggu sekali. Luluran seminggu sekali.
Apa yg didapat dengan datang ke spa?
Kalau kita datang ke spa ada pelayanan khusus, ada liburan kecil buat wanita. Kalau di rumah kan biasa, dan mungkin bosan. Ada kenyamanan sendiri kalau ke spa.
Dijadikan gaya hidup apa nggak spa ini?
Kalau dulu saya jujur nggak betah karena lebih sering ke rumah. Tapi sekarang dapat karena suasananya enak, dan merasa baik untuk kesehatan tubuh dan jiwa bagus biar santai.
Masalah biaya sendiri?
Orang mikirnya harus mengeluarkan biaya besar, dan khusus untuk orang kaya. Tapi sebenernya treatment ini bisa dirasakan oleh lapisan masyarakat.
Berarti peduli kecantikan, dong?
Kalau kecantikan itu yang terlihat buat saya, tapi yang penting kesehatan. Jadi menurut saya sehat sudah pasti bersih. Kalau cantik rambutnya berantakan, nggak dirawat, bulu kakinya nggak terawat itu juga tidak dapat dibilang cantik.
Berarti sering mencabut bulu kaki atau yang lainnya?
Waxing nggak ada masalah. Saya waxing dua minggu sekali karena saya termasuk kategori yang bulu kakinya tumbuhnya lama. Sebelum lahiran juga saya maunya waxing biar bersih, biar nggak akan kendala dalam kehamilan. [aji/mor]