INILAH.COM, San Jose - Kosta Rika akhirnya memilih presiden perempuan pertama mereka, Laura Chinchilla. Berdasarkan hasil quick count, ia memenangkan suara terbanyak, yakni 49%.
"Terima kasih Kosta Rika. Ini merupakan momen kebahagiaan," ujar Chinchilla yang saat ini menjabat sebagai Wapres Kosta Rika, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (8/2).
Chinchilla berasal dari partai yang saat ini berkuasa di negara itu, National Liberation Party (PLN), yang ketuanya adalah sang presiden, Oscar Arias. Perempuan itu mendapatkan banyak suara karena janjinya untuk meneruskan kebijakan pasar terbuka yang moderat milik Arias.
Sementara kedua capres pesaingnya, Otton Solis dari Citizen Action Party (PAC) dan Otto Guevara dari Libertian Movement Party (ML), telah memberi selamat pada Chinchilla. Mereka mengakui hasil itu, jika memang demikian. KPU setempat saat ini masih melanjutkan penghitungan suara untuk memastikan hasil resminya. [vin]