INILAH.COM, Jakarta - Saham-saham Bakrie7 mengalami imbas terbesar dari pelemahan bursa regional pada perdagangan hari ini.
Saham Bumi Resources Tbk (BUMI) misalnya, sudah turun 5,10%, turun 125 poin ke level 2,325. Volume perdagangan 422.956 saham senilai Rp498,05 miliar dengan 6.179 kali transaksi.
Menurut Kepala Riset Recapital Securities, Poltak Hotradero, kejatuhan saham BUMI ini lebih karena anjloknya bursa Asia akibat krisis utang Eropa. "BUMI ini memiliki beta yang besar, sehingga dalam portofolionya misalnya jika terjadi sentimen negatif di pasar, saham ini memiliki dampak terbesar," ujarnya seraya menambahkan beta ini merupakan saham yang memiliki volatilitas yang sangat tinggi serta debt equity Perseroan yang besar.
Untuk saham-saham bakrie lainnya seperti saham BNBR juga terlihat turun 2,4% (2 poin) ke harga Rp81 per saham. Volume perdagangan mencapai 588.704 saham senilai Rp24,06 miliar dengan 1.224 kali transaksi.
Saham ENRG turun 1,16% (2 poin) ke harga Rp170 per saham. Volume perdagangan mencapai 589.739 saham senilai Rp50,71 miliar dengan 1.551 kali transaksi.
Saham BTEL anjlok 2,14% (3 poin) ke harga Rp137 per saham. Volume perdagangan mencapai 577.806 saham dengan nilai transaksi Rp39,77 miliar dengan 655 kali transaksi.
Saham UNSP turun 1,85% (10 poin) ke harga Rp530 per saham. Volume perdagangan mencapai 40.813 saham senilai Rp10,83 miliar dengan 453 kali transaksi.
Saham DEWA juga terseok 2,56% (3 poin) ke harga Rp114 per saham. Volume perdagangan mencapai 206.932 saham senilai Rp11,97 miliar dengan 892 kali transaksi.
Saham ELTY juga melemah 4,08% (10 poin) ke harga Rp235 per saham. Volume perdagangan mencapai 193.233 saham senilai Rp22,67 miliar dengan 888 kali transaksi. [cms]