inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Idrus: Keputusan Akhir Century Tak Akan Jauh Beda

Headline
Idrus Marham - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Rosdianah Dewi
Senin, 8 Februari 2010 | 14:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Keputusan akhir Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century diperkirakan tidak akan jauh dari pandangan sementara para fraksi. Pasalnya pandangan yang disampaikan telah berdasarkan data-data yang valid.

Demikian dikatakan Ketua Pansus Angket Bank Century, Idrus Marham disela-sela rapat Pansus Bank Century, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/2). "Tidak begitu banyak beda, yang disampaikan pandangan fraski dari data yang ada," katanya.

Seperti yang diketahui, hari ini masing-masing fraksi Pansus Bank Century menyampaikan pandangan awalnya. Sementara ini Fraksi Partai Demokrat beranggapan pemberian dana talangan Rp 6,7 triliun tidak menyalahi aturan. Karena telah sesuai dengan peraturan yang ada. Bail out tersebut juga dimaksudkan untuk menyelamatkan perbankan.

Sementara, Fraksi Golkar mengaku menemukan 59 penyimpangan pada proses merger dan Penyertaan Modal Sementara pada Bank Century. Selain itu, Golkar juga menduga terdapat keterlibatan oknum pejabat fiskal dan moneter yang merugikan.

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menemukan 14 temuan besar dan 66 sub pelanggaran pada pemberian bailout Bank Century.

Hasil pandangan sementara ini, lanjut Idrus, akan dijadikan dasar bagi tim kecil dalam merumuskan hasil akhir. Idrus mengatakan, masih terbuka kemungkinan Pansus akan mendapat data tambahan. Pasalnya, beberapa pihak masih akan memberikan tambahan data.

"Kita masih ada data yang belum masuk. Saya kira setelah masuk ada tambahan lagi," tandas Idrus. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
NASRUL @ Senin, 8 Februari 2010 | 17:28 WIB
panitia pansus jgn sampai di lemahkan oleh perjanjian koalisi..bagaimana pun kepentingan rakyat berada di atas kepentingan SBY dan partai Demokrat... saya harap DPR bisa memprhatikn kondisi rakyat indonesia saat ini yang suda cukup menderita...berpolitiklah yang memperhatikan amanah rakyat..bukan kepentingan partai politik dan fraksi di DPR....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.