INILAH.COM, Jakarta - Menunggu 10 tahun, Ferry Salim akhirnya membuka restoran shabu-shabu. Untuk makan dan minum, hanya membayar Rp90 ribu untuk waktu 90 menit.
"Dari dulu sudah ingin punya restoran. Nungguin modal, ide, dan kesempatan. Sudah 10 tahun nunggu, dan sekarang tercapai, senang banget," terang Ferry gembira saat ditemui di tengah-tengah peluncuran restorannya, Shabu Slim di bilangan Central Park, Grogol, Jakarta Barat, Senin (8/2).
Melihat restoran mewah shabu-shabu miliknya, memang wajar jika Ferry menunggu sampai lima tahun. Selain mewah, restoran yang sudah jalan sejak 29 Januari 2010 lalu itu juga mempunyai konsep yang unik.
"Restoran saya bedanya, makannya pakai converble . Kalau biasanya makan shabu-shabu itu makannya di tempat, nggak usah kemana-mana, karena kita akan dikelilingi makanan," sambung Ferry berpromosi.
Gaya hidup sehat memang tengah digalakkan saat ini. Itu juga menjadi salah satu alasan Ferry membukan restoran shabu.
"Sekarang orang sudah mulai dengan gaya hidup sehat. Makanan goreng-gorengan sudah ditinggalkan. Kalau shabu-shabu kan direbus, jadi lebih sehat," tutur Ferry.
Untuk bisa makan dan minum di Shabu Slim tak perlu banyak yang dikeluarkan. Hanya Rp90 ribu untuk waktu 90 menit bagi satu orang pengunjung. [fei/aji]