Minggu, 27 Mei 2012 | 15:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pertamina Minta Setoran Dividen Diturunkan
Headline
Istimewa
Oleh: Makarius Paru
web - Senin, 8 Februari 2010 | 16:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) meminta kepada Pemerintah agar ke depannya setoran dividen ke pemerintah dapat diturunkan.

"Kami sangat berharap agar setoran dividen ke pemerintah dapat diturunkan supaya sebagian dana dividen ini dapat dialihkan untuk biaya investasi Perseroan," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR-RI, Jakarta, Senin (8/2).

Karen melanjutkan adapun sebagian dari dana setoran dividen ini dapat dialihkan untuk dana investasi di sektor hulu perusahaan.
Selain berharap pada pemotongan besaran dividen, dia juga meminta agar harga gas LPG, baik LPG PSO 3 kg, maupun LPG non PSO bisa dijual sesuai harga keekonomiannya.

Seperti diketahui selama ini yang diterapkan Kementerian BUMN terhadap perusahaan BUMN adalah menarik dividen sekitar 50% dari laba bersih yang diperoleh Perseroan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Pertamina, Frederick Siahaan, menjelaskan selama 2009 yang lalu Perseroan mengalami kerugian hingga Rp2,2 triliun dari penjualan Gas LPG PSO dan non PSO. "Kami berharap khusus gas LPG PSO dapat dijual sesuai harga keekonomiannya, sehingga Perseroan terhindar dari kerugian dari menjual gas LPG. Rencananya, khusus gas LPG 12kg akan dinaikkan Rp100/kg/bulan, sampai pada harga keekonomiannya," katanya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.