INILAH.COM, Bandung Persib Bandung tidak akan menerapkan strategi khusus saat bertamu ke Stadion Brawijaya, markas Persik Kediri pada lanjutan Indonesia Super League (ISL), Selasa (9/2).
Asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar, menekankan jika anak asuhnya tidak akan memeragakan strategi khusus melawan Macan Putih yang berhasil dikecundangi 6-1 saat putaran pertama lalu.
"Tidak ada strategi khusus yang kami terapkan nanti saat melawan Persik. Persib akan bermain seperti biasanya. Jika ada kesempatan, maka kita akan menyerang. Sebaliknya, jika terserang, kami bertahan," ucap Yusuf seperti dilansir Antara.
Pemain yang turut membawa Persib menjadi juara Liga Indonesia I itu hanya menekankan jika Eka Ramdhani dan kawan-kawan harus bermain menyerang untuk mewujudkan target menjadi juara ISL 2009/2010.
Target kita menjadi juara Liga Super Indonesia. Untuk itu Persib akan bermain all out attack dalam setiap laga. Baik itu laga kandang, maupun tandang, katanya.
Selain Eka, pemain baru Persib Satoshi Otomo akan membuktikan kepiawaiannya mengolah si kulit bundar sekaligus mendobrak pertahanan tuan rumah.
Dalam pertandingan kali ini, Persib tidak akan didukung oleh pendukung setianya yang bernama Viking. Kelompok suporter pendukung Maung Bandung tersebut lebih memilih untuk menghadiri pertandingan antara Persib melawan Persebaya yang akan digelar pada 13 Februari mendatang di Gelora 10 November, Surabaya.
Ketua Viking, Ayi Beutik, menjelaskan alasan pihaknya mengambil keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi fisik dan materi para anggotanya.
"Viking tidak akan berangkat ke Kediri, soalnya tanggal 13 nanti lawan Persebaya. Nampaknya kondisi keuangan anak-anak juga tidak mencukupi," tutur Ayi.[*/nov]