INILAH.COM, Jakarta - PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) meminta Bursa Efek Indonesia untuk segera mencabut suspensi yang saham Perseroan yang telah berlangsung sejak 1 Februari.
Hal ini disampaikan Corporate Secretary CPRO, Albert Sebastian dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Senin (8/2). "Kami memohon kepada BEI untuk mencabut suspensi atas saham CPRO mengingat Perseroan sudah memenuhi semua penjelasan dan klarifikasi sesuai permintaan BEI. Apabila ada hal-hal yang perlu diklarifikasi dalam rangka pencabutan suspensi saham SPRO, mohon dapat dikomunikasikan dengan kami," ujarnya.
Sementara, BEI beberapa waktu lalu mengatakan akan tetap melakukan penghentian perdagangan sementara/suspensi saham CPRO bila memang obligasi anak perseroan CPRO default atau gagal bayar. "Kita akan lihat perkembangan CPRO. Bila memang default sementara kita masih suspen," ujar Eddy, Senin (1/2) lalu.
Eddy menambahkan, BEI akan melihat situasi dan kondisi keuangan CPRO dan kemungkinan apa yang akan dilakukan oleh CPRO dengan pemegang obligasi. "Kita lihat penjelasan dari CPRO terkait restricted default obligasinya, apa ada kesepakatan dengan pihak pemegang obligasi," tutur Eddy. [cms]