INILAH.COM, Jakarta - Sekjen PSSI Nugraha Besoes menegaskan Indonesia akan kehilangan kesempatan menggelar Piala Dunia 2022 menyusul belum turunnya surat dukungan pemerintah.
Hingga kini PSSI belum menerima surat dukungan pemerintah yang dibutuhkan sebagai
salah satu syarat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Padahal FIFA memberi batas
waktu hingga besok, 9 Februari.
Tanpa adanya surat dukungan pemerintah maka bisa dibilang peluang Indonesia menjadi
tuan rumah PD 2022 menipis.
Hal ini yang sangat disesalkan Nugraha. Sekjen yang akrab disapa Kang Nug tersebut
sadar pertimbangan yang harus dipikirkan pemerintah, namun di satu sisi Nugraha menilai sayang jika peluang menjadi tuan rumah dilewatkan.
Memang banyak yang masih harus dikaji, PSSI sadar apa yang menjadi pertimbangan pemerintah. Tapi peluang menjadi tuan rumah Piala Dunia bisa menguap begitu saja padahal ini bisa membuat bangga Indonesia, katanya.
"Siapa yang jadi ketum PSSI, siapa yang jadi Presiden Indonesia nantinya, pasti akan bangga jika mampu menggelar Piala Dunia. Jadi sayang jika dilewatkan," ujar Nugraha di kantor PSSI, Senayan, Senin (8/2).
"Tapi PSSI tidak mundur. Kita akan mengikuti proses bidding hingga berakhir," tukasnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !