INILAH.COM, Jakarta Ajang Sarasehan Sepakbola Nasional yang digagas oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan tidak menjadi arena untuk mencaci maki kepengurusan PSSI.
Itulah yang dituturkan oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Nugraha Besoes, menanggapi forum yang digelar pada 20 Maret mendatang di Malang.
Nugraha berharap dari ajang tersebut justru muncul solusi dari permasalahan persepakbolaan di Indonesia yang nantinya akan menjadi masukan bagi lima komponen yang ada di PSSI saat ini.
Jangan sampai ajang ini dijadikan arena caci-maki belaka tanpa mencari solusi bagaiamana pembinaan sepakbola kedepan, tuturnya kepada wartawan di Senayan, Senin (8/2).
Di PSSI sendiri sebenarnya ada lima komponen, exco, badan adminsitrasi, komite judicial, serta komite tetap. Hasil dari sarasehan itu bisa menjadi masukan, lanjutnya.
Nugraha menyatakan ketua umum PSSI, Nurdin Halid, akan hadir dalam acara tersebut sebagai salah satu narasumber dalam acara yang dianggapnya masukan bagi perkembangan sepak bola nasional.
Dia juga berharap agar acara tersebut tidak dijadikan ajang untuk melengserkan Ketua Umum PSSI dengan merekomendasikan hasil sarasehan menjadi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).[*/nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !