inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Seks & Sepak Bola? Enak, Nikmat tapi Pahit Belakangan

Headline
Orlaith-McAllister - photo4everyone.com
Oleh: Hadmadi
Selasa, 9 Februari 2010 | 02:26 WIB
INILAH.COM, London Ban kapten tim nasional Inggris lepas dari lengan John Terry, setelah kapten Chelsea ini ditenggarai melakukan perselingkuhan dengan Vanesaa Perroncel, mantan pacar Wayne Bridge, mantan rekan satu tim Terry di Chelsea.
Tidak hanya dengan Vanessa, model lingerie asal Prancis ini saja, Terry mengumbar nasfu birahinya. Alicia Douvall, model berpayudara besar juga mengaku jika Terry yang sempat terpilih sebagai Daddie of the Year, melampiaskan birahinya di toilet klub Movida London.
Terakhir, giliran model yang juga bintang Big Brother Orlaith McAllister yang menguak rahasia lendir-nya dengan suami Tony Poole ini. Lebih heboh dibandingkan cerita Vanessa, tapi hampir mirip dengan pengakuan Alicia.
Ya, seks dan sepak bola memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Keduanya ibarat mutual simbiosis. Seks ibarat obat dahaga, penghilang stress ketika tekanan mulai menghantam.
Tak pelak para pemain bintang, tidak hanya John Terry, bahkan Cristiano Ronaldo, David Beckham pernah menjadi bulan-bulanan media Inggris karena kedekatan mereka dengan wanita.
CR9, yang kini membela Real Madrid, sudah dikenal gonta ganti pacar, dari Nereida Gallardo hingga Gemma Atkinson. Beckham? Pernah digosipkan berhubungan dengan Rebecca Loos.
Kini, JT, demikian panggilan John Terry yang kena batunya, meniduri pacar teman dekat sendiri sudah pasti bukan tindakan yang bisa dibenarkan. Kedekatan keluarga John Terry dengan pasangan Wayne Bridge dan Perroncel disalahgunakan Terry.
Menariknya, seks menjadi bumbu dari pergulatan para pemain sepak bola di luar lapangan, gaji besar, badan bagus, stamina oke menjadi bekal pergulatan di atas ranjang, entah itu one night stand dengan wanita yang dikenal di klub malam, atau dengan pacarnya sendiri.
Tidak heran jika para wanita Inggris, khususnya, berlomba-lomba ingin menjadi WAGs, (Wifes and Girls) para pemain sepakbola ini. Ambil contoh Vanessa, dia bukan apa-apa sebelumnya, hanya model bintang klip, tapi setelah berkenalan dengan Bridge, semuanya langsung berubah.
Sepak bola Inggris, memang tidak lepas dari bumbu wanita cantik yang mengelilinginya, adalah Sven Goran Eriksson, mantan pelatih The Three Lions yang memulai revolusi besar-besaran dengan mengizinkan WAGs berada di dekat suami dan pacar mereka ketika Inggris tampil di Piala Dunia 2006.
Hasilnya? David Beckham Cs jeblok di lapangan, kecamanpun mulai berdatangan, Eriksson digantikan Steve McClaren, tapi pamor WAGs malah membumi. Kegagalan demi kegagalan Inggris semakin nyata, tidak lolos kualifikasi EURO 2008, salah satunya dikarenakan WAGs yang malah merecoki persiapan mereka.
Rezim McClarenpun berakhir, dan digantikan oleh pelatih berdisiplin tinggi Fabio Capello, mantan pelatih Real Madrid yang kebangsaan Italia. Di bawah Don Capello Inggris menjelma sebagai kekuatan baru, dan difavoritkan meraih gelar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Juni mendatang.
Ini berkat tangan dingin dan disiplin tinggi Capello dalam mengatur anak asuhnya, WAGs? jangan harap bisa dekat dengan suami dan pacar mereka. Capello menerapkan aturan ketat, untuk Piala Dunia 2010 nanti, WAGs sudah pasti akan dibatasi.
Seks memang indah, menggairahkan, apalagi jika melibatkan pemain profesional tapi ada kalanya yang dibuat malu berkepanjangan. Terry, menjadi bahan cemoohan ketika Chelsea bertandang ke kandang lawan, meski di Stamford Bridge, JT masih menjadi idola.
Ketika Chelsea menang atas Arsenal 2-0 di Stamford Bridge, JT dianggap pahlawan meski dua gol Didier Drogba yang mengantarkan The Blues menuai tiga poin. Jika fans Arsenal mengenakan kaos bertulisan Team Bridge, sebagian fans Chelsea mengenakan kaos bertuliskan Team Terry.
Tapi apa daya karena nila setitik rusak susu sebelanga, Terry kehilangan ban kapten. Sama seperti yang pernah dialami mantan produk junior Manchester City, kiper Ashley Timms yang harus mendekam di penjara selama 20 bulan.
Hobinya yang aneh, merekam semua aktifitas seksual para pemain bintang membuatnya harus berurusan dengan hukum.
Apa yang terjadi antara John Terry dengan pacar Wayne Bridge bukan barang baru. Itu terjadi sepanjang waktu antara pemain dengan pacar rekan satu timnya, ujar Timms seperti dilansir dari The Sun.
Di ruang ganti pemain, 99& pembicaraan seputar seks. Bukan sepak bola lagi. Saya melakukannya 10 kali dengan wanita-wanita, sementara pemain lain di ruangan. Ini dunia yang berbeda, aku Timms.
Bahkan jika kamu tidak ganteng, atau fisik kami fit dan berstatus pemain, Anda bisa menang. Saya melihat para pemain di klub malam, ML dengan seseorang di toilet, imbuhnya.
Bahkan menurut Timms, pesta seks, orgy party bukan barang tabu yang digelar para pemain Liga Primer. Nah, kalau begini, apakah kelakukan Terry bisa diiyakan? Apakah memang seks menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia sepak bola. Bisa jadi karena uang yang berbicara, gaji besar menjadi salah satu faktor utama.[-]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.