Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polda Metro Tunggu Laporan Korban Kekerasan STIP
Headline
ilustrasi
Oleh: Laela Zahra
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 05:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kekerasan dalam kampus kembali terjadi. Polda Metro Jaya kini menunggu laporan dari pihak yang menjadi korban kekerasan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta.

Hal itu disampaikan Kabid Himas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, kepada INILAH.COM, Selasa (8/2). "Sampai sekarang kita belum menerima laporan, kalau ada yang merasa dirugikan, silakan dilaporkan," ujar Boy.

Pernyataan Boy itu menanggapi penayangan video kekerasan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), terhadap junior kelasnya, di salah satu stasiun televisi swasta.

Sebagaimana diberitakan, aksi kekerasan di lingkungan pendidikan masih terus terjadi di lingkungan pendidikan aparat pemerintahan. Bahkan kerap kali aksi kekerasan antara senior terhadap junior kelas sekolah tersebut, mengakibatkan kematian.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat tiga mahasiswa STIP sedang dihukum seniornya. Hukuman dilakukan dengan cara menampar wajah berulang-ulang dan diakhir dengan pukulan di dada. Dalam rekaman itu juga diperlihatkan, salah satu mahasiswa mengalami luka berdarah pada bibirnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
bopa
Minggu, 11 Desember 2011 | 21:27 WIB
munkin yang anda lihat di tv tak sama pada kehidupan taruna di barak sebenarnya,.... mohon jangan di lebih"kan...
xxxx
Kamis, 4 Maret 2010 | 11:35 WIB
banyak ngomong lu semua... woy lu taruna stpdn yah,.. sp jg yg mau di blg stpdn seragam kusem gt,,, whahah di cuci ga dicuci sma warnanya...
TEUKU RAHMAT
Selasa, 9 Februari 2010 | 18:04 WIB
STIP yg buat msalah,,Kenapa foto IPDN yang di tampilkan.... teliti dulu dunk...... kan bisa di bedakan gmana seragam IPDN dengan STIP....
Wawan Fatah Ruswandi
Selasa, 9 Februari 2010 | 09:30 WIB
waduh....kalo bisa jangan tunggu ada yang melapor pak....kan paling tidak kejahatannya sudah kelihatan..sama halnya kalo bapak melihat ada kekerasan terjadi dihadapan bapak....apakah bapak menunggu orang yg dipukuli melapor dulu kebapak baru bapak ambil tindakan???...tolong pak polisi...ambil tindakan langsung supaya rakyat makin simpati dengan aparatnya!!!..thanksss....
Andra
Selasa, 9 Februari 2010 | 08:08 WIB
Waduh udah jelas2 ada bukti nyata kekerasan, ko masih tunggu laporan. Tunggu laporan atau tunggu korban lagi? Apa segala sesuatu mesti dilaporkan dulu baru ditindak, kalau korbannya diancam tuk tidak melapor, bagaimana??? apa dianggap selesai saja, karena tidak ada laporan dari sang korban. tolong segera ditindak agar tidak bertambah korban lagi. kalau perlu di cek juga sklh tggi negeri yg lainnya jg.terima kasih
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.