inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Utang Eropa Bikin Dow di Bawah 10.000

Headline
istimewa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Selasa, 9 Februari 2010 | 06:03 WIB
INILAH.COM, New York - Dow Jones ditutup berada di bawah level 10.000 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, pada Senin (8/2) ini.

Dow turun nyaris 104 poin dan pergerakan 3 digit ini telah terjadi dalam 16 hari perdagangan. Saham sektor perbankan menekan indeks bergerak turun, memperpanjang pelemahan dalam 4 minggu.

Defisit yang menggunung pada pelemahan ekonomi Eropa, termasuk Yunani, Portugal, dan Spanyol, telah memicu pertanyaan tentang sistem keuangan global. Hal tersebut menambah sentimen negatif, usai pemerintah Cina dan AS yang berniat memperketat ruang gerak perbankan.

Menteri Keuangan Yunani mengatakan, Senin ini pemerintahannya sedang menyiapkan untuk meningkatkan sebagian pajak untuk memperkuat keuangan negara. Namun, warga akan melakukan perlawanan pada Rabu (10/2) nanti.

Dow turun 103,84 poin atau 1% ke 9.908,39. Pada Kamis pekan lalu, Dow diperdagangkan dibawah level psikologisnya, 10.000, untuk pertama kalinya sejak November tahun lalu. Sejak 4 November 2009, Dow tidak pernah ditutup dibawah 10.000. Bahkan pada bulan Maret kemarin, Dow masih naik 51,3%.

S&P 500 turun 9,45 poin atau 0,9% ke 1.056,74, dan Nasdaq turun 15,07 poin atau 0,7% ke 2.126,05.

Pertanyaan mengenai keadaan ekonomi global telah mengganggu kenaikan indeks pada 10 bulan terakhir. [mre]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.