INILAH.COM, London Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengaku anak asuhnya kalah pengalaman dari pemain Chelsea dan Manchester United. Hal tersebut telah membuat Arsenal sulit meraih gelar Liga Primer.
Kekalahan 3-1 dari MU, dua pekan lalu, disusul kekalahan 2-0 dari Chelsea, Minggu (7/2), membuat peluang Arsenal meraih gelar Liga Primer musim ini sangat tipis. Arsenal tertinggal sembilan poin dari Chelsea di puncak klasemen.
Peluang Arsenal belumlah tertutup, namun Wenger sadar akan sangat suilt bagi anak asuhnya untuk bisa mengejar Chelsea. Dan pelatih asal Prancis tersebut mengaku pengalaman menjadi kunci sukses Chelsea dan MU.
Rata-rata pemain kami (Arsenal) adalah 23 tahun dan Chelsea 29 tahun. Saya pikir itu menunjukkan momen-momen penting di lapangan. Saya pikir kami sedikit naif di awal pertandingan, dan kami terjebak dalam serangan balik, ujar Wenger seperti yang dilansir SunSport.
Kurangnya pengalaman membuat Wenger pesimistis mengenai peluang The Gunners juara Liga Primer.
Tidak ada yang kami sesali, dan jika Chelsea lebih baik dari kami dan juara, atau jika MU yang juara, maka kami akan mengucapkan selamat kepada mereka bersama tim lainnya, pungkasnya.
Meski begitu, Wenger tidak ingin Cesc Fabregas dan kawan-kawan patah semangat. Pasalnya, setidaknya peluang Arsenal jadi juara masih terbuka.
Kami harus menunjukkan kesungguhan dari ambisi kami dan terkadang itu artinya harus berjuang hingga akhir, papar Wenger.[bow]
Arsenal harus menunjukkan kesungguhan tersebut saat menghadapi Liverpool di Stadion Emirates, Rabu (10/2).[bow]