Sabtu, 26 Mei 2012 | 06:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rupiah Masih akan Tertekan
Headline
Inilah.com/Agung Rajasa
Oleh:
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 09:11 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap US$ diperkirakan masih akan tertekan. Sentimen gagal bayar dari Eropa masih mempengaruhi pergerakan rupiah hari ini.

Hal itu dikatakan ekonom Bank CIMB Niaga, Winang Budoyo kepada INILAH.COM Selasa (9/2). "Hari ini rupiah masih tertekan karena sentimen negatif dari Eropa," katanya.

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (8/2) ditutup menguat tipis 15 poin (0,159%) terhadap dolar AS menjadi 9.390/9.395, ketimbang posisi akhir pekan lalu di 9.405/9.410. Berdasarkan data Bloomberg pukul 17.00 WIB, rupiah ditransaksikan menguat 5 poin (0,053%) menjadi 9.405 per dolar AS.

Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp9.340-9.450. Hal ini karena investor asing lebih memegang US$ saat terjadi ketidakpastian di Eropa. Mereka meninggalkan pasar di negara-negara berkembang untuk kembali ke mata uang utama atau US$. "Namun kalau kondisinya sudah dapat dicermati maka mereka akan balik lagi termasuk ke rupiah," jelasnya.

Saat ini, belum ada solusi yang dilakukan dalam mengatasi ancaman gagal bayar terhadap utang di Yunani, Portugal dan Spanyol. Namun pelemahan rupiah hanya berlangsung dalam jangka pendek saja. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.