INILAH.COM, Jakarta - Kegagalan Dow untuk rebound kemarin mengikuti bursa Eropa membuat bursa Asia hari ini semakin sulit. Sepertinya IHSG akan kembali mengalami sell off atau koreksi.
"Setelah index regional yang biasanya defensive seperti ASX dan KLCI mengalami koreksi sejak opening, meskipun harga-harga komoditas telah rebound. Intralow kemarin 2.431 akan menjadi support," tulis riset CIMB
Securities Indonesia, Selasa (9/1).
Sementara mayoritas bursa Asia dibuka negatif, NKI turun 0,56%, ASX naik 1,12%, KLCI turun 0,71%, FSSTI pun anjlok 0,42%, Shanghai 0%. Dow Jones kemarin turun 1,04% atau di bawah level 10.000 pertama kalinya sejak 4 November 2009.
Defisit yang terus bertambah di benua Eropa memberi pertanyaan akan pemulihan ekonomi global, ditambah pengetatan likuiditas oleh China. Menteri Keuangan Yunani kemarin mengatakan akan menaikkan tarif pajak untuk membentuk fiscal defisit, namun pegawai negeri menolak rencana tersebut dan akan
demonstrasi.
Meskipun ekonomi Yunani kecil dibandingkan benua Eropa, namun efek contagion akan menjalar. Saham finansial US memimpin penurunan, BoA pun turun 3%, JPM ikut turun 1,6%, Citi pun turun 0,2%, Travelers turun 2,5%, KBW turun 1,5% & GSPF anjlok 2,2% karena exposure terhadap sovereign debt dan peraturan baru dari Presiden Obama mengenai risk-taking.
Indeks VIX naik 1,53%, KBW turun 1,5%, BDIY naik 0,2% dan Rupiah pagi ini melemah ke 9.435. Kegagalan Dow untuk rebound kemarin mengikuti bursa Eropa membuat bursa Asia hari ini semakin sulit.
"Sepertinya JCI akan kembali mengalami sell off setelah index regional yang biasanya defensive seperti ASX dan KLCI mengalami koreksi dalam sejak opening, meskipun harga-harga komoditas telah rebound. Intralow kemarin 2.431 akan menjadi support," tulisnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !