INILAH.COM, Jakarta - PT PP Tbk (PTPP) akan berinvestasi ke energi alias power plant bersama anak usaha PT Krakatau Steel sebesar 2X150 megawatt senilai Rp3,3 triliun.
"Pinjaman diharapkan dalam denominasi dolar, di mana mereka (asing) menawarkan rate 6-8 persen sedangkan lokal 12-14 persen," kata
Direktur Utama PP Musyanif, dalam acara listing PP, Selasa (9/2).
Menurut Musyanif, investasi di energi ini guna mendukung kinerja PP dengan menggunakan aset-aset secara optimal sehingga dapat menciptakan aset lebih baik. Selain itu, PP pun masih memantapkan investasinya di jalan tol yang berlokasi di Aloka, Wonokromo dengan investasi Rp1,8-2 triliun. Sedangkan untuk Tanjung Perak sudah ada pembebasan lahan serta Sepong Cinere dengan jalan tol sepanjang 11-12 km bekerja sama dengan
Jasa Marga Tbk dan Theiss Construction senilai Rp1,8-2 triliun. "Kami harapkan pada 2012 pembebasan lahan sehingga 2014 secara fisik sudah dapat berfungsi," ujarnya.
Selain itu, pada sepanjang 2010 ini sudah ada 4 proyek sekitar Rp800 miliar di Riyadh dan Jedah. PP juga telah mendapatkan kontrak lama Rp3,6 triliun sedangkan proyek baru Rp9,6 triliun di dalam negeri, sedangkan PP sudah memiliki investasi sekitar Rp3 triliun, di mana akan dialokasikan dari pinjaman 70%n dan sisanya kas internal. "Jadi
orderbooknya bisa mencapai Rp16 triliun," tukasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !