INILAH.COM, Surabaya Persebaya Surabaya berambisi balas dendam saat menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gelora 10 November, Rabu (10/2). Tapi, Persebaya tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama.
Ketika bertandang ke Stadion Jakabaring, Palembang, bulan lalu, Persebaya harus pulang dengan tangan hampa setelah dikalahkan SFC 2-1. Padahal peluang Andi Oddang dan kawan-kawan untuk menang pada pertandingan tersebut cukup besar setelah unggul 1-0 di babak pertama melalui Korinus Fingkreuw.
Pelatih Persebaya Danurwindo meminta anak asuhnya untuk tidak mengulang kesalahan yang sama pada pertandingan yang akan digelar tanpa penonton ini.
Sebenarnya kita (Persebaya) tidak kalah, karena kita sudah unggul dulu. Oleh sebabnya kita akan perbaiki kesalahan kita waktu di Palembang. Kita coba cari apa kesalahan kita waktu di tempat mereka. Karena kita unggul lebih dulu, tapi kenapa kita kalah, papar Danur seperti yang dilansir Berita Jatim, Selasa (9/2).
Karena serangan di bangun dari lini belakang. Jadi lini tengah dan depan juga harus dibenahi. Agar terjadi permainan yang biasa kita mainkan, yakni dari kaki ke kaki, kilah Danurwindo.
Sayang, pada pertandingan ini Persebaya tidak bisa memainkan Satrio Syam karena akumulasi kartu kuning. Meski begitu Danurwindo menegaskan, Masih ada pemain yang bisa menggantikan.
Setidaknya ada dua pilihan yang bisa dilakukan Danurwindo untuk menggantikan peran Satrio Syam, yakni memainkan antara Mat Halil dan Supriyono sebagai gelandang di sektor kiri.[beritajatim/bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !