INILAH.COM, Beijing - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il menyatakan kembali tujuan Pyongyang untuk membersihkan semenanjung Korea dari senjata nuklir.
Perkataan itu ia sampaikan kepada utusan senior China, Wang Jiarui, yang berada di Pyongyang, Selasa (9/2). Jiarui mengemban misi untuk memulai kembali perundingan enam negara yang bertujuan menghentikan program nuklir Korea Utara.
Ia bertemu dengan Kim, Senin (8/2), dan menyampaikan pesan dari Presiden China, Hu Jintao. Kim menegaskan kembali sikap negaranya untuk mewujudkan perlucutan senjata nuklir di Senenanjung Korea.
Penasehat politik terkemuka Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Lynn Pascoe, juga berada di Pyongyang dalam upaya mendesak Korut kembali berunding. Pemimpin Korut juga bersedia melakukan upaya dengan China untuk memperkokoh komunikasi dan koordinasi.
Kelompok perundingan enam negara terdiri atas dua Korea, China, Jepang, Rusia dan Amerika Serikat. Sebagai syarat kembali ke meja perundingan, Korut ingin Washington berjanji menyelenggarakan perundingan perdamaian resmi. Juga meminta pencabutan sanksi yang dikenakan PBB terhadap negaranya. [*/vin]