Senin, 28 Mei 2012 | 17:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bima Arya Pensiun Jadi Pengamat Politik
Headline
Bima Arya - Inilah.com
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 12:17 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bima Arya berhenti menjadi pengamat sekaligus Direktur Charta Politika. Bima akan fokus menjadi ketua DPP PAN bidang politik dan komunikasi.

Hal ini diungkapkan Bima melalui pesan singkat kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (9/). "Mulai malam ini saya tidak lagi menjadi pengamat dan mundur dari Charta Politika," ujarnya.

Bima menceritakan perihal dirinya bisa masuk ke DPP PAN. Apa yang dipegang saat ini merupakan kelanjutan dari apa yang dibangunnya dahulu.

Dua belas tahun lalu, Bima mengaku ikut mendirikan PAN di Bandung, menjabat sebagai wakil sekretaris DPD PAN Bandung. Di tahun 2000, Bima memutuskan nonaktif.

Namun, komunikasi dengan Ketua Umum Hatta Rajasa dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN, Amien Rais, terus terjalin.

Di Pemilu 2009, Bima mengatakan ikut dalam tim kemenangan nasional pasangan SBY-Boediono, diajak Hatta Rajasa. "Sudah disimpulkan Bang Amien, dan Bang Hatta, minta untuk bergabung ke PAN," imbuhnya.

Selain Bima, ada artis kondang dan tokoh-tokoh muda yang juga bergabung. Helmy Yahya mengisi posisi Wasekjen. "Ikut juga Viva Yoga, Tjatur, Eros Jarot," kata doktor lulusan universitas di Australia ini menjabarkan.

Malam ini di JCC, Senayan, Jakarta, Hatta Rajasa akan melantik pengurus DPP PAN yang baru, pukul 18.30. Amien Rais dijadwalkan hadir. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.