Minggu, 27 Mei 2012 | 15:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Anggaran Reformasi Birokrasi Tersisa Rp18,07 T
Headline
Sri Mulyani Indrawati - Inilah.com
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 12:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Lembaga (K/L) masih belum memanfaatkan 100% anggaran reformasi birokrasi dan hukum senilai Rp18,07 triliun dalam APBN 2010. Saat ini Sedang dikaji jalan keluarnya.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dari total dana tersebut, 11-12 K/L baru memanfaatkannya sebesar 30% saja. "Tapi ini masih dalam taraf seberapa tergantung progress mereka. Ada yang baru 30 persen, ada yang 70 persen. Itu sekarang sedang dilakukan pengkajiannya oleh para menteri pengarahnya," ujar menkeu di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Selasa (9/2).

Sebagai informasi, dalam alokasi anggaran prioritas nasional tahun anggaran 2010 disebutkan pemantapan reformasi birokrasi dan hukum serta pemantapan demokrasi dan keamanan nasional dianggarkan sebesar Rp18,07 triliun.

Anggaran tersebut terdiri dari reformasi birokrasi sebesar Rp774 miliar, dibidang hukum dianggarkan sebesar Rp216,3 miliar, pemantapan demokrasi sebesar Rp223,6 miliar, dan keamanan nasional sebesar Rp 16,858 triliun.

Dalam reformasi birokrasi, pemerintah memfokuskan pada empat hal yaitu peningkatan kualitas layanan publik, pengembangan sistem peningkatan kinerja dan kesejahteraan PNS, penataan kelembagaan, ketatalaksanaan, serta sistem pengawasan dan akuntabilitas, serta penguatan kapasitas pemerintah daerah. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.