Senin, 28 Mei 2012 | 17:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Korban Pemukulan STIP Lulus 2009
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 12:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Video 3 taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang telah mengalami penganiayaan, terjadi 3 atau 4 tahun lalu. Ketiganya sudah diwisuda pada 2009.

"Korban sudah lulus 2009, mungkin sudah berlayar. Apalagi seniornya," kata Kepala STIP Yan Risuandi di salah satu acara televisi swasta, Jakarta, Selasa (9/2).

Seperti diketahui, sebuah video yang berisi tentang prosesi penyiksaan secara biadab ditayangkan televisi nasional. Isinya, perlakuan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Jakarta.

Dalam video yang ditayangkan Senin sore (8/2), terlihat ada tiga mahasiswa yunior STIP. Mereka berdiri dalam posisi siap.

Lalu, secara bergantian senior mereka melakukan penganiayaan. Mulai dari memukul bagian ulu hati sampai menampar mukanya berkali-kali.

Yang sadis, adegan yang direkam di salah satu lorong sekolah tinggi itu, terlihat disaksikan oleh beberapa mahasiswa senior. Mereka tertawa-tawa seolah puas melihat adegan itu.

Ada adegan yang mengerikan: seorang mahasiswa ditampar berkali-kali sampai berdarah. Setelah itu, perutnya dipukul dengan keras.

Informasi yang dihimpun, dua dari tiga korban pemukulan bernama Manurung Hutagalung dan Manuputty. Keduanya adalah angkatan 48 dan sudah diwisuda pada 2009. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.