Senin, 28 Mei 2012 | 17:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menhub Jamin Tak Ada Kekerasan di STIP
Headline
Freddy Numberi - Inilah.com
Oleh:
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 12:51 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kekerasan para oknum senior di STIP dipastikan tidak akan berulang di kemudian hari. Sebab, Menteri Perhubungan Freddy Numberi menjamin hal itu tidak akan terjadi.

"Saya jamin ke depan itu (kekerasan) tidak akan terjadi. Anda bisa catat nomor Handphone saya, telepon saya. Dan akan saya pecat (yang melakukan kekerasan)," tegasnya dalam pembicaraan dengan stasiun TV swasta, Jakarta, Selasa (9/2).

Karena itu, pola pendidikan ke depan yang akan dilakukan STIP adalah dengan tidak menggunakan kekerasan. Melainkan dengan melakukan pendekatan yang menggugah mereka (apara taruna STIP).

"Supaya lebih disiplin, hubungan senior junior dapat terjaga. Karena mereka akan bekerja di kapal menjadi tim di kemudian hari.

Ia menuturkan, jika tidak ada permusuhan di sekolah, maka akan membuat antara senior dan junior yang akan menjadi tim ketika berlayar nantinya menjadi tidak kompak di kapal. Karena bisa saja yang si yunior menduduki jabatan yang lebih tinggi ketimbang seniornya. "Jadi kita melihat hubungan jangka panjang," tandas Numberi.

Sedangkan Kepala Sekolah STIP Yan Risuandi mengatakan akan menindaklanjuti pernyataan Menteri Perhubungan tersebut dengan pengawasan yang ketat. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
lina
Rabu, 10 Februari 2010 | 10:21 WIB
kekerasan selalu terjadi diperguruan apa mereka ndak berfikir ortu mereka mengirim untuk belajar menuntut ilmu, jika ada yg mati bagaimana perasaann ortu mereka, kan Dia juga manusia juga,Kalau bisa rektornya terjun langsung mengawasi mhswanya, jangan terlambat dong,baru beredar trs baru ditangani, terlambat tu
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.