INILAH.COM, Jakarta - Kekerasan para oknum senior di STIP dipastikan tidak akan berulang di kemudian hari. Sebab, Menteri Perhubungan Freddy Numberi menjamin hal itu tidak akan terjadi.
"Saya jamin ke depan itu (kekerasan) tidak akan terjadi. Anda bisa catat nomor Handphone saya, telepon saya. Dan akan saya pecat (yang melakukan kekerasan)," tegasnya dalam pembicaraan dengan stasiun TV swasta, Jakarta, Selasa (9/2).
Karena itu, pola pendidikan ke depan yang akan dilakukan STIP adalah dengan tidak menggunakan kekerasan. Melainkan dengan melakukan pendekatan yang menggugah mereka (apara taruna STIP).
"Supaya lebih disiplin, hubungan senior junior dapat terjaga. Karena mereka akan bekerja di kapal menjadi tim di kemudian hari.
Ia menuturkan, jika tidak ada permusuhan di sekolah, maka akan membuat antara senior dan junior yang akan menjadi tim ketika berlayar nantinya menjadi tidak kompak di kapal. Karena bisa saja yang si yunior menduduki jabatan yang lebih tinggi ketimbang seniornya. "Jadi kita melihat hubungan jangka panjang," tandas Numberi.
Sedangkan Kepala Sekolah STIP Yan Risuandi mengatakan akan menindaklanjuti pernyataan Menteri Perhubungan tersebut dengan pengawasan yang ketat. [jib]