Minggu, 27 Mei 2012 | 15:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Segera Lepas Saham BBNI & BMRI
Headline
Mustafa Abubakar
Oleh: Susan Silaban
web - Selasa, 9 Februari 2010 | 12:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akan melepas kembali kepemilikan sahamnya
di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) guna memperbesar porsi saham publik alias free floating hingga 40%.


"Mudah-mudahan tahun ini untuk penambahan saham ke publik untuk BNI dan Mandiri. Namun pelepasan ini melalui secondary offering atau rights issue yang masih dipertimbangkan sehingga dapat menambah kepemilikan mereka," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar pada acara listing saham PP di lantai bursa,
Selsa (9/2).

Saat ini, porsi saham publik di Bank Mandiri sekitar 33% yang akan dinaikkan menjadi 40% sedangkan BNI masih 15%. "Saham publik BNI kan sekarang 15%. Nanti akan menjadi mendekati 40%," paparnya.

Adanya free floating kedua saham berpelat merah ini guna mendapatkan intensif pajak 5% dari pemerintah. Namun free float tetap harus mendapat persetujuan dari DPR. "Masih dibahas di DPR dan harus disetujui oleh anggota dewan," tegasnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.