INILAH.COM, Jakarta- Aksi kejahatan ternyata tidak hanya mengincar sepeda motor pengojek, tapi juga bajaj yang tengah dikemudikan sopirnya.
Empat anggota komplotan spesialis pencuri Bajaj dibekuk Polsek Sunda Kelapa, Jakarta Utara.
Mereka yang ditangkap, Muhammad Iskak , 23, Darsono , 36, serta dua penadah bajaj curian, Asno Yulianto , 35, dan Kusmiarjo Rebin , 50. Modus yang dilakukan para pelaku yaitu dengan mengelabui sopir Bajaj.
Mereka menumpang kendaraan roda tiga itu minta diantar ke pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Setelah sampai, Iskak dan Darsono berpura-pura menyuruh sopir Bajaj untuk mengambil barang yang telah dipesan. Saat sopir pergi, bajaj langsung dibawa kabur.
Seperti yang dialami oleh Supangat. Saya disuruh ambil ikan yang katanya sudah dipesan, padahal ikannya nggak ada. Pas balik tau-tau bajaj saya udah nggak ada, kata sopir Bajaj ini.
Biasanya bajaj dijual dengan harga Rp 2,2 juta. Kalau diperbarui lagi bisa dijual Rp 4,5 juta, ungkap tersangka Darsono.
Iskak dan Darsono ditangkap dikawasan Muara Angke, sementara Asno dan Kusmiarjo dibekuk di rumahnya di Jalan Jelambar Utama, Jakarta Barat. Dari tangan tersangka diamankan
barang bukti berupa 4 Bajaj curian, 6 STNK dan 8 plat nomor palsu. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !