inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pansus Century Diminta Jangan Lupakan Sanksi

Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Mevi Linawati
Selasa, 9 Februari 2010 | 14:25 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Fraksi di Pansus Hak angket Bank Century belum menyebutkan nama orang yang dianggap bersalah dalam Kasus Bank Century. Hal ini dinilai karena temuan pansus belum final. Namun Pansus diminta jangan lupa memberikan sanksi dalam rekomendasinya jika ada pejabat yang terlibat.

"Saya kira memang-masing partai sejak awal ada interpreatasi berbeda dan itu interpretasi dari pandangan fraksi yang keluar. Menurut saya karena belum 100 persen, karena masih menunggu tahapan berikutnya soal aliran dana dan kedua belum final," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/2).

Menurut mantan peneliti CSIS ini, semuanya akan bisa terungkap dalam finalnya pada Maret mendatang. Yang menarik, lanjut Qodari, apakah pihak-pihak yang menyatakan ada pelanggaran dalam bailout seperti PAN, PPP, PDIP atau partai lain itu juga harus diiringi dengan rekomendasi sanksi.

"Bisa saja melanggar karena kebijakan, tapi belum tentu ada saksi, yang penting kan soal sanksi dan menunggu dari KPK. Karena akhirnya temuannya menunggu pidana. Tapi ini baru 60 persen dari peta akhir. Baru 2/3, 1/3 kita belum tahu," imbuh mantan peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini.

Qodari mengatakan, menunggu waktu hingga paripurna Maret mendatang masih sangat terbuka kemungkinan untuk negosiasi. Namun, walaupun jika ada sanksi tidak mungkin nanti balik badan. Untuk pidana itu, KPK harus dikejar jangan pansus saja. Karena menentukan dan bicara pidana akan lebih terlihat pada aliran dana yang mengalir ke yang tidak sebagimana mestinya. [mvi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.